• Arsip Posting Blog Ini

  • Assalamu’alaikum Saudaraku

    Selamat Datang Di Gubug Maya milikku, Sebagai tamu adalah suatu kehormatan bagi saya untuk menjamu anda dengan tulisan-tulisan saya yang kurang berilmu. Komentar Anda Adalah Bentuk Perhatian Anda Bagi Kami Terima kasih Kunjungannya
  • Makna Hidup !!!!!

    Katika kita lahir, kita menangis dan semua orang tertawa melihatnya maka ketika kita mati, seharusnya kita buat mereka menjadi menangis melihat kita dan kita tertawa karena melihat syurga sesaat sebelumnya
  • Kata Mutiara

    Orang Cerdik Adalah orang yang selalu menjaga dirinya dan beramal untuk bekal sesudah mati, Orang Kerdil adalah orang yang hanya menuruti hawa nafsunya tetapi ia mengharapkan berbagai harapan pada Allah (HR Turmudzi)
  • Halaman yang ada

  • Hisab Bernilai BENAR jika telah jatuh Rukyah

  • Islam Rohmatan Lil’Alamin

    Jangan Membuat Sulit Pengamalan Islam Karena Islam Itu Mudah dan Memudahkan
  • Hikmah

    "Orang yang kaya beramal dengan hartanya, Orang miskin beramal dengan kesabarannya"
  • Istiqomah!!!

    Kadang apa yang kita lakukan tiada menghasilkan apapun kecuali kepenatan, tapi keistiqomahan akan berbuah dan buah istiqomah itu tidak lain adalah sebuah kebahagian
  • Tebarkan Kebaikan

    Silahkan ambil artikel atau apapun di situs ini tanpa harus meminta ijin namun menyertakan link balik ke situs ini sebagai wujud etika berjaringan. Terima kasih telah berbagi ilmu dengan saya
  • Total Pengunjung yang Pernah Singgah

  • Yang Sedang Online(s)

  • Jalin Silaturahim Lewat Jaringan Silahkan Klik

    Gak Bisa di Klik??? Langsung aja add radenmas_surya
  • Hati dan Cahaya Ke-Maha Agung-an Allah

    "tidak akan cukup untuk menampung Ku Langit Ku dan Bumi Ku itu, yang cukup menampung Ku adalah jiwa hamba Ku yang beriman" (hadist Qudsi)
  • Rumusan Tulisan

Syair Kala Malam

Mentari merah merona malu wajahnya

Walau ia sembunyikan kilaunya dibalik awan

Namun sayup sinarnya menyinari relung kegelapan

Hingga hilang berganti dengan cahaya Rembulan

Nyanyian serangga yang merindu terdengar berharap

Memanggil Bulan yang terpingit malam

Walau Bulan hanya tersenyum, namun itu sudah cukup

Andai aku bebas, kesah Bulan

Namun waktu tak bisa berulang

Malang nian engkau tersenyum, namun hati teriris dalam

Cinta memang terasa sakit baginya

Disudut tebing, lolongan anjing mengiris kesenduan

Teriakan kelaparan, anjing yang malang

Hatinya lapar ditinggal pergi

Kekasihnya pergi menyisakan luka dihati

Sementara itu…………………..

Aku tetap sendiri, bermimpi engkau kan menyapaku

Lalu kita arungi bersama, tiap malam kala siang

Namun harapan nista tiada guna

Karena tabir cinta telah tertutup untukku

Andai angin meniup dan membuka kembali

Percayalah…………………

Hati ini masih sama, tetap sama

Mengharapmu, menyapaku, dan bersama lagi

Hingga Bulan tertidur dalam dekapan Mentari

By : Muhammad Surya Ikhsanudin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: