• Arsip Posting Blog Ini

  • Assalamu’alaikum Saudaraku

    Selamat Datang Di Gubug Maya milikku, Sebagai tamu adalah suatu kehormatan bagi saya untuk menjamu anda dengan tulisan-tulisan saya yang kurang berilmu. Komentar Anda Adalah Bentuk Perhatian Anda Bagi Kami Terima kasih Kunjungannya
  • Makna Hidup !!!!!

    Katika kita lahir, kita menangis dan semua orang tertawa melihatnya maka ketika kita mati, seharusnya kita buat mereka menjadi menangis melihat kita dan kita tertawa karena melihat syurga sesaat sebelumnya
  • Kata Mutiara

    Orang Cerdik Adalah orang yang selalu menjaga dirinya dan beramal untuk bekal sesudah mati, Orang Kerdil adalah orang yang hanya menuruti hawa nafsunya tetapi ia mengharapkan berbagai harapan pada Allah (HR Turmudzi)
  • Halaman yang ada

  • Hisab Bernilai BENAR jika telah jatuh Rukyah

  • Islam Rohmatan Lil’Alamin

    Jangan Membuat Sulit Pengamalan Islam Karena Islam Itu Mudah dan Memudahkan
  • Hikmah

    "Orang yang kaya beramal dengan hartanya, Orang miskin beramal dengan kesabarannya"
  • Istiqomah!!!

    Kadang apa yang kita lakukan tiada menghasilkan apapun kecuali kepenatan, tapi keistiqomahan akan berbuah dan buah istiqomah itu tidak lain adalah sebuah kebahagian
  • Tebarkan Kebaikan

    Silahkan ambil artikel atau apapun di situs ini tanpa harus meminta ijin namun menyertakan link balik ke situs ini sebagai wujud etika berjaringan. Terima kasih telah berbagi ilmu dengan saya
  • Total Pengunjung yang Pernah Singgah

  • Yang Sedang Online(s)

  • Jalin Silaturahim Lewat Jaringan Silahkan Klik

    Gak Bisa di Klik??? Langsung aja add radenmas_surya
  • Hati dan Cahaya Ke-Maha Agung-an Allah

    "tidak akan cukup untuk menampung Ku Langit Ku dan Bumi Ku itu, yang cukup menampung Ku adalah jiwa hamba Ku yang beriman" (hadist Qudsi)
  • Rumusan Tulisan

(Syeikh) Pujiono, Bahaya Bagi Ummat

Sunguh mencenang berita akhir-akhir ini, dimana seorang yang mengaku dirinya syeikh atau mungkin juga ada orang yang menyebut ia syeikh yang sebenarnya bernama Pujiono Cahyo Widianto ini hanya orang biasa tanpa harus diberi gelar seperti itu. Kenapa demikian? Karena gelar “Syeikh” dalam Islam itu dikarenakan ketinggian ilmunya, dan biasanya yang mendapatkan gelar seperti itu adalah orang-orang tasawuf yang sudah dapat menjinakkan nafsunya dan tidak mencari kesenangan akan dunia ini.

kutipan dari kata-kata Pujiono Cahyo dalam Detik News

“Kalau istri pertama pukul 02.53 WIB. Itu juga waktu mustajab di sini,” kata Pujiono dalam jumpa pers dengan wartawan di kediamannya, Jalan Raya Yogyakarta-Semarang, Semarang, Jumat (24/10/2008).

Sayangnya, Pujiono enggan membocorkan tanggal pernikahannya dengan Hani.

Pria brewokan ini sebelumnya mengaku menikahi istri kedua, Lutfiana Ulfa (12), secara agama. Sejoli ini bersanding di pelaminan pada 8 Agustus 2008 pukul 03.03 WIB.

Tidak hanya itu, Pujiono pun telah mengincar 2 kandidat lain untuk dijadikan istrinya. “Siapa orangnya rahasia. Mereka sedang dalam proses,” cetusnya sambil tersenyum.

Jelas dari kata-kata tersebut bahwa dia sengaja mengincar anak-anak sebagai pelampiasan gairah SEXnya, terus bagaimana bisa ada yang menyebut ia dengan sebutan terhormat bahkan sangat tinggi itu *(Syeikh)

Pantesan aja gue gak laku-laku, lowongan gue aja masih kosong belum ada CV yang masuk. Dasar aki-aki gak tau diri, mbok kasih kesempatan buat yang muda jangan kemaruk, keranda dah manggil tuch, rambut dah putih juga gak sadar-sadar.

Semoga kita tidak meniru yang demikian, Allahu ‘alam

15 Tanggapan

  1. Ini pertanda kiamat sudah dekat… Ada ORANG GILa yang mengaku menjadi SYEIKH !!! Astagfirullah Al Adzim. Nauzubillah.

  2. Melihat dan mendenger berita seperti itu tak layak dia dipanggil dengan Syeikh. Namanya Syeikh itu sudah paham dalam ilmu agama islam. Apalagi ini masalah poligami dimana dalam hukum islam itu ada aturannya. Dan yang heboh lagi si Syeikh ini telah menikahi gadis 12 tahun, akan menikahi lagi gadis 9 tahun, dan ktanya 7 tahun pun akan dinikahinya. Astagfirullah… dimanakah otaknya.?? Anak 12 thn,9 thn dan 7 tahun itu pantasnya dijadikan anak, cucu, atau cicit malah dinikahinya..Astagfirullah. Biarpun niatnya baik tapi itu tidak bener dan mengajarkan ga bener.. Kalo mau knp tidak menikahi aja janda2 tua atau pakir miskin? jangan anak baru nontot nikahinya? Kalo memang punya niat baik kenapa tidak diangkat sebagai anak angkat aja? kenapa harus dinikahinya? apa untuk syarat?? harus menikahi anak2 pentil? Astagfirullah dimanakah pemikirannya? Biarpun seribu penjelasan menurut dia baik tetapi itu menurut kita semua itu salah, apalagi ini dilakukan oleh seorang yang dipanggil Syeikh??

  3. Wallahu a’lam..
    semoga kita senantiasa dilindungi Allah dari bahaya dan fitnah akhir jaman dan tetap mendapat hidayah Islam hingga akhir hayat..amin..
    cukuplah AlQuran dan Alhadist pegangan kita🙂

  4. Amiin, Setuju, Al-qur’an dan Sunnah memang harus jadi pegangan utama. Terima kasih atas semuanya

  5. Justru syeikh Puji menggunakan alahidst untuk mengawini bocah berumur 12 tersebut.
    Ini Hadistnya :
    Sahih Bukhari Volume 8, Buku 73, Nomer 151
    Dinyatakan ‘Aisha:
    Aku biasa bermain dengan boneka2 di depan sang Nabi, dan kawan2 perempuanku juga biasa bermain bersamaku. Kalau Rasul Allah biasanya masuk ke dalam (tempat tinggalku) mereka lalu bersembunyi, tapi sang Nabi lalu memanggil mereka untuk bergabung dan bermain bersamaku. (Bermain dengan boneka2 atau bentuk2 yang serupa itu dilarang, tapi dalam kasus ini diizinkan sebab Aisha saat itu masih anak kecil, belum mencapai usia pubertas) (Fateh-al-Bari halaman 143, Vol.13)

    Sahih Muslim Buku 008, Nomer 3327:
    ‘A’isha (Allah memberkatinya) melaporkan bahwa Rasul Allah menikahinya ketika ia berusia tujuh tahun, dan ia (Muhammad) membawanya ke rumahnya sebagai pengantin ketika ia berusia sembilan tahun, dan boneka2nya dibawanya, dan ketika ia (Muhammad) mati, ia (A’isha) berusia delapanbelas tahun.

    Sunan Abu-Dawud Buku 41, Nomer 4915, juga Nomer 4915 and Nomer 4915
    Dinyatakan Aisha, Ummul Mu’minin:
    Sang Rasul Allah menikahiku ketika aku berusia tujuh atau enam tahun. Ketika kami tiba di Medina, beberapa wanita datang, menurut versi Bishr: Umm Ruman datang padaku ketika saya sedang bermain ayunan. Mereka memandangku, mempersiapkanku, dan mendandaniku. Kemudian aku dibawa ke Rasul Allah, dan ia hidup bersamaku sebagai suami istri ketika aku berusia sembilan tahun.

    Jadi, Syeikh Puji tidak salah

  6. Lagi nih, hadist yang menyatakan bahwa “legitnya” Aisha yang berumur 9 th secara fisik, seperti tharid (hidangan roti dan daging), tidak ada bandingannya.

    Sahih Bukhari. Volume 4, Book 55, Number 623:
    Narrated Abu Musa:
    Allah’s Apostle said, “Many amongst men reached (the level of) perfection but none amongst the women reached this level except Asia, Pharaoh’s wife, and Mary, the daughter of ‘Imran. And no doubt, the superiority of ‘Aisha to other women is like the superiority of Tharid (i.e. a meat and bread dish) to other meals.”

    Punya hadist sahih ga???? cocokkan dulu aja, jadi klo aku boong ketahuan.

  7. Terima kasih Saudara Israelhuakbar (waduh kok namanya???) atas hadistnya, tapi maaf saya tidak mau menanggapi hadist dengan hadist, tapi akan coba menjelaskan hadist yang ada sampaikan.

    Benar sekali bahwa Rasul menikahi Sayyidina Aisyah ra pada saat usia 7 tahun ada juga yang bilang 6 tahun, tapi beliau baru menjimak(bersetubuh) dia (Sayyidina Aisyah) pada usia 9 tahun. Tapi satu yang saya tau dari Guru saya yang mengajarkan tentang Tarikh (Sejarah) bahwa Rasul SAW menikahi Aisyah atas dasar paksaan dari Orang tua Aisyah yang tak lain dan tidak bukan adalah Shohabat dekat Beliau, tempat Curhat Beliau yaitu Sayyidina Abu bakar, Sehingga karena Sifat Beliau yang tidak ingin menyakiti hati Shohabatnya maka Ia (Rasul SAW) dengan Terpaksa (hakekatnya )menerimanya. Begitu Saudaraku, Tapi sayangnya redaksi hadistnya kok berbahasa inggris sehingga saya kurang mengerti yang demikian.

    Satu lagi Anda tidak membaca undang-undang Pernikahan RI yang mengatur batas minimal usia pernikahan??? Disitu kan jelas kalo apa yang dilakukan Pujiono itu suatu kesalahan dan Ia hanya Mengejar Nafsunya Saja

    Terima kasih………Allahu’alam

  8. subhallah..
    takutnya kalau ini dibiarkan akan membuat yang lain ikut2an kawin dengan anak dibawah umur..
    salam kenal ya mas, blog na ta link di blog ewink ya mas..
    link back me yaaa…
    terima kasih..
    wassalam…

    ya silahkan saja link balik, insyaAllah saya juga kan memasukan anda ke link saya Salam kembali

  9. assalamualaikum…………….duuuuuuuhhhhhhhhhhh…………….mo kiamat kali ya…….apa2 yang g pantes dah dijadikan hal yang wajar, saya minim banget knowledge masalah agama, terutama hadits, tolong jelasin dong cerita tentang rasulullah SAW menikahi anak dibawah umur itu, saya bingung, bukankah aisyah itu putri Rasul ? explain plizzzzzzz……….
    thanks before. Wassalam

    Wa’alaikum Salam Warohmatullah, saudaraku bungsu.

    Kita itu sama, sama2 gak tahu (sedikit tau) tentang agama, terutama hadist. Tapi menurut Guru saya yang saya percayai dan InsyaAllah benar, bahwa sayyidina Aisyah ra itu adalah benar istri beliau Rasul SAW yang dinikahi pada umur 6-7 tahun, namun baru dijima’ (disetubuhi) pada usia 9 tahun. Alasan pernikahan beliau Rasul SAW dengan Aisyah jangan disamakan dengan Pernikahan SEX Pujiono yang terbukti mengejar Nafsu “Lihat pernyataan SEX Puji tentang keinginannya mencari Gadis Belia lagi”, karena setau saya Beliau SAW itu menikah dengan Aisyah karena tidak ingin menyakiti dan membuat kecewa Shohabat dan Tempat Curhat (berbagi) Beliau SAW yaitu Sayyidina Abu Bakar ra selaku Ayah dari Aisyah ra.

    Demikian saja saudaraku, Allahu’alam

  10. hahahha. benar juga kite kite bakalan ga dapat apa2 soalnya dah di embat aki aki semua hahahhahha

    blogwalking

    Salam kenal mas anton, terima kasih atas kunjungannya

  11. Klo sayah berpikiran bahwa semua berita tentang sesuatu yg berhubungan dengan poligami, sekarang pernikahan di bawah umur terlalu di blow up yg terkesan hanya untuk memojokkan umat islam sehingga di buat gontok-gontokan sesama ummat islam… coba anda semua liat bahwa orang2 yg menikahi wanita2 di bawah umur itu tidak hanya pujiono saja.. tengoklah di desa2 banyak sekali anak2 usia dini sudah menikah… tapi yah sudahlah semua kita serahkan sama Allah SWT.. karena saya sangat yakin dengan Firman Allah yg isinya kurang lebih “Jika semua mahluk di muka bumi ini bersiasat atau berencana maka hanya rencana Allah-lah yang akan berlaku….” semoga kita semua di berikan pemahaman agama yg cukup dan terpenting mati dalam keadaan Allah SWT ridho kepada kita.. amiin…

    Tapi maaf Maulana Ihsan, kalo di Desa Saya, Saya belum menjumpai pernikahan yang demikian dengan sebab wajar (ada namun sebab lain), Tapi saya setuju bahwa banyak sekali yang menginginkan perpecahan dan permusuhan dikalangan ummat islam itu sendiri. syukron telah berkunjung

  12. Ass.wr.wb.

    mohon ma’af buat saudara Muhammad Surya Ikhsanudin

    mengenai perkawina Rasull itu kalo belum banyak refrerensi jangan sembarang di jawab cari ahlinya sehingga buat orang muslim yg pengetahuannya kurang itu jadi sangat bahaya .saya juga sudah banyak dengar namun saya bukan ahlinya buat mslh hadist perkawinan Rasull dng Siti Aisya .Aisyah itu adalah anak sahabat Rasul(Abubakar as…. ra) beliau dikawini umur 7 tahun namun ada sebagian bilang 9 th.
    dan berhubungan suami istri sekitar 12 – 19 geto lah pokoknya bukan umur 7 th. tolonglah buat yg punya ilmu hadist masuk ke dalam tulisan ini karena ini sangat bahaya buat generasi yg muda dan yg ilmunya kurang seperti saya ini. poligami Rasul semata bukan cuma masalah sex tapi pada masa itu para suami kaum muslimin banyak yg gugur dlm perang dan banyak lagi islam mengatur manusia dalam kebaikan .
    sedangkan dizaman sekarang sy heran poligami dianggap buruk sedangkan gadis dari Indramayu/kerawang dsb. yg di jual ke mangga besar kota untuk di jual dijadi kan psk tdk di beritakan maka sy berdoa semoga umat Muslim bisa muncul memegang berita (pers) yg sekarang ini dipegang kebanyakan oleh orang di luar muslim. truslah belajar dan jangan ngaruh orang diluar sana ngomong apa? yg penting bereskan aqidah kita semua muslim Indonesia dan bersatulah percayalah Allah telah menjanjikan kejayaan pada Islam sekali lagi di akhir zaman ini
    yg benar datang dari Allah dan kekeliruan dari diri sy sendiri mohon ma’af

    wa alaikum salam

    beliau

    Terima kasih atas sarannya insyaAllah saya akan dan terus belajar.Namun sedikit koreksi saja dari komentar anda, saya tidak menulis bahwa Rasulullah menjima Sayyidina Aisyah pada usia 7 tahun, dan mungkin anda juga tidak membaca setiap koment dengan cermat. Anda bisa membaca komentar dari saudara Israelhuakbar disana dia memberikan hadist shohih tentang usia pernikahan Rasulullah sebagaimana yang saya ketahui. Namun sayangnya pengetahuan hadistnya digunakan untuk menjatuhkan islam bukan untuk memperjuangkan islam.

    Dan satu koreksi lagi, tolong lebih bijak menyingkat “Assalamu’alaikum” jangan sampai ada orang yang salah mengartikan dengan “ass” sebagai “pantat” maksud baik, niat baik tapi caranya salah tidak akan bernilai. Afwan bukan menggurui tapi hanya mengingatkan n terima kasih atas kritiknya yang sangat membangun dan salam kenal dari saya

  13. Maaf ya sodara2 saya sngt tidak setuju klo pernikahan dini dibenarkan secara islam. Bisa dilihat betapa rendahnya martabat wanita dan sangat lemah mau dipoligami, dinikah dini. Ajaran islam seperti ini sangat menyakitkan semua perempuan didinia apabila ini diberlakukan.
    Perlu diteliti lg kebenaran nabi mumammad itu apa benar dan kalau itupun benar apa itu suatu perintah? Ingat nabi jg manusia biasa yg mgkn pernah berbuat salah. Coba tanya hati nurani kita,apa ada perempuan yg rela dibagi cintanya dgn perempuan lain? Kalaupun ada bukan berarti hati mereka berkata ya tp karna terpaksa.
    Lagian setau aku nabi muhammad mengatakan nikahilah janda2 yg teraniaya bukan anak ingusan kayak ulfa.
    Jadi jgn alasan ini dibuat untuk melegalkan nafsu biadab laki2.
    Ingat dunia ini terdiri dari 2 sisi yaitu hitam dan putih jadi seorang beriman hrs bisa menahan nafsu biadabya walaupun matanya telah melihat hal yg menggoda karna itulah ujian sbg org beriman.

    Sepertinya anda harus lebih banyak belajar Agama Islam lagi. Komentar anda sangat dangkal dan tidak berdasar, Nabiyullah Muhammad SAW adalah orang yang setiap kesalahannya baik yang lampau dan yang akan datang telah diampuni oleh Allah, jadi anda salah jika mengatakan dia saya dengan kita manusia biasa. Begitu pula Nabi-Nabi yang lain adalah berbeda dengan manusia biasa.

    Saya hanya menyarankan bila anda ingin menusuk islam , pelajarilah islam niscaya anda tidak akan menemui kecuali Keluhuran Akhlaq, Perdamaian, Persamaan derajat dan Penghargaan tertinggi kepada wanita. Ayo kita sama2 belajar lagi untuk bekal perjalanan akbar

  14. lagi ngamalin ilmu panjang umur kali…hehhehehe

  15. dear,yah semua jg mencari pembenaran masing masing.cblah kaji melalui masa,agama,dan yg terpenting umumnya.kl secara umum tdk pantas ya jgn dilakukan alias salah ……….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: