• Arsip Posting Blog Ini

  • Assalamu’alaikum Saudaraku

    Selamat Datang Di Gubug Maya milikku, Sebagai tamu adalah suatu kehormatan bagi saya untuk menjamu anda dengan tulisan-tulisan saya yang kurang berilmu. Komentar Anda Adalah Bentuk Perhatian Anda Bagi Kami Terima kasih Kunjungannya
  • Makna Hidup !!!!!

    Katika kita lahir, kita menangis dan semua orang tertawa melihatnya maka ketika kita mati, seharusnya kita buat mereka menjadi menangis melihat kita dan kita tertawa karena melihat syurga sesaat sebelumnya
  • Kata Mutiara

    Orang Cerdik Adalah orang yang selalu menjaga dirinya dan beramal untuk bekal sesudah mati, Orang Kerdil adalah orang yang hanya menuruti hawa nafsunya tetapi ia mengharapkan berbagai harapan pada Allah (HR Turmudzi)
  • Halaman yang ada

  • Hisab Bernilai BENAR jika telah jatuh Rukyah

  • Islam Rohmatan Lil’Alamin

    Jangan Membuat Sulit Pengamalan Islam Karena Islam Itu Mudah dan Memudahkan
  • Hikmah

    "Orang yang kaya beramal dengan hartanya, Orang miskin beramal dengan kesabarannya"
  • Istiqomah!!!

    Kadang apa yang kita lakukan tiada menghasilkan apapun kecuali kepenatan, tapi keistiqomahan akan berbuah dan buah istiqomah itu tidak lain adalah sebuah kebahagian
  • Tebarkan Kebaikan

    Silahkan ambil artikel atau apapun di situs ini tanpa harus meminta ijin namun menyertakan link balik ke situs ini sebagai wujud etika berjaringan. Terima kasih telah berbagi ilmu dengan saya
  • Total Pengunjung yang Pernah Singgah

  • Yang Sedang Online(s)

  • Jalin Silaturahim Lewat Jaringan Silahkan Klik

    Gak Bisa di Klik??? Langsung aja add radenmas_surya
  • Hati dan Cahaya Ke-Maha Agung-an Allah

    "tidak akan cukup untuk menampung Ku Langit Ku dan Bumi Ku itu, yang cukup menampung Ku adalah jiwa hamba Ku yang beriman" (hadist Qudsi)
  • Rumusan Tulisan

Eksistensi Sumpah Pemuda dalam Demokrasi dan Nasionalisme

SOEMPAH PEMOEDA

Pertama :
– KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGAKOE BERTOEMPAH DARAH JANG SATOE, TANAH AIR INDONESIA

Kedua :
– KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA, MENGAKOE BERBANGSA JANG SATOE, BANGSA INDONESIA

Ketiga :
– KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGJOENJOENG BAHASA PERSATOEAN, BAHASA INDONESIA

Djakarta, 28 Oktober 1928

Delapan puluh tahun yang lalu, Sumpah itu diucapkan para pemuda bangsa sebagai semangat kesatuan, perasaan senasib, pengobar api perjuangan merebut Indonesia dan penjajah. Karena sumpah pemuda itulah, perjuangan kemerdekaan Indonesia yang tadinya bersifat sporadik menjadi lebih tertata dan lebih mengedepankan kemerdekaan bangsa ketimbang kemerdekaan tanah kalahiran masing-masing. Semuanya bersatu , berjanji dan bersumpah untuk menjujung bangsa, tanah air dan bahasanya demi sebuah persatuan dan kemerdekaan.

Setelah puluhan tahun itu terjadi, semangat itu kini mulai pudar, bangsa ini seakan kehilangan pemudanya yang dulu dengan gagah berani membelanya. Nasionalisme kini seakan pudar, banyak pemuda kita, pelajar, dan mahasiswa yang tidak tahu, tidak hafal dan bahkan tidak mengenal sumpah pemuda. Ia hanya tahu kata sumpah pemuda tapi tidak tahu bahwa dengan semangat sumpah pemuda itu, kini ia dan rakyat Indonesia lain dapat menghirup kemerdekaan, meski tidak terbebas secara mutlak dari penjajahan dibidang ekonomi, social, dan budaya. Anak muda kita lebih cinta kepada budaya luar negeri, budaya asing, barang-barang impor ketimbang barang-barang buatan dalam negeri lalu dimanakah rasa cinta anda kepada bangsa anda sendiri???

Duhai pemuda bangsa, tidak dengarkah engkau teriakan bangsamu, teriakan mereka yang menangis kelaparan, meraung kesakitan, dan mengigil kedinginan sementara kita dengan congkaknya berjalan menikmati segala yang ada tanpa pernah berfikir bagaimana ini semua berawal. Apakah anda tidak bersekolah ataukah sekolah anda tidak mengajarkan tentang Nasionalis karena anda bersekolah disekolah internasional berstandart dunia? Dunia mana, Internasional apanya? Bukankah Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para Pahlawannya?

Diluar negeri sana, pahlawan-pahlawan sangat dikenal, dihormati dan dihargai tapi di Indonesia, kita justru sudah lupa dengan mereka, siapa itu Jend, Soedirman, Imam Bonjol, A. Yani, Sayuti melik, Fatmawati siapa mereka semua? Apakah anda mengenal mereka, sementara Haul akbar sang Jendral yang akan dilakukan di lima tempat saja anda tidak tahu.

Lebih-lebih awal tahun depan akan menjadi sejarah baru bagi bangsa, Pemilu akan kembali bergulir di negeri ini, promosi-promosi palsupun sudah bermunculan, bukan pesimis akan janji-janji mereka tapi hanya realistis saja. Sudah banyak kan calon yang menebar janji manis di negeri ini, apa anda masih kurang dibohongi? Mereka bukannya tidak mau merealisasikan janji mereka, lebih kepada ketidakmampuan merealisasikannya karena tidak semudah itu merealisasi janji dimana persoalan bangsa lebih komplek dari semua benang kusut. Semoga di pemilu nanti kita lebih bijak dan lebih bisa berfikir realistis dalam berbagai segi agar kita tidak mudah dibohongi dengan janji-janji manis apalagi politik adu domba.

Jangan mudah terpancing dengan iklan ini dan itu yang sering nampang di layar kaca televisi kita. Kaji semua dengan benar dan matang agar aspirasi anda tidak salah jalan. Tak jarang kebohongan dilakukan demi menaikkan angka popularitas, ada juga yang bilang pertumbuhan ekonomi Indonesia diatas 6 %, waduh tinggi sekali bukan???nilai yang saya kira tidak sesuai dengan apa terjadi dimasyarakat, dimana harga, dan jasa menjadi melambung tinggi.

Semoga dengan tulisan ini dapat menyadarkan pentingnya merepleksikan sumpah pemuda dalam kehidupan berbangsa dan berdemokrasi. Allahu’alam

2 Tanggapan

  1. tadi pagi saia nontn Selamat Pagi (acara favorit), pas topik Indonesia Banget, si reporter nanya ke byk remaja tuh..eh..byk yg gk hafal isi sumpah pemuda..
    parah…😦

  2. Betul, kebanyakan kita gak hafal, tapi yang lebih parah gak adalah gak paham arti sumpah pemuda sebagai motor kemerdekaan n persatuan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: