• Arsip Posting Blog Ini

  • Assalamu’alaikum Saudaraku

    Selamat Datang Di Gubug Maya milikku, Sebagai tamu adalah suatu kehormatan bagi saya untuk menjamu anda dengan tulisan-tulisan saya yang kurang berilmu. Komentar Anda Adalah Bentuk Perhatian Anda Bagi Kami Terima kasih Kunjungannya
  • Makna Hidup !!!!!

    Katika kita lahir, kita menangis dan semua orang tertawa melihatnya maka ketika kita mati, seharusnya kita buat mereka menjadi menangis melihat kita dan kita tertawa karena melihat syurga sesaat sebelumnya
  • Kata Mutiara

    Orang Cerdik Adalah orang yang selalu menjaga dirinya dan beramal untuk bekal sesudah mati, Orang Kerdil adalah orang yang hanya menuruti hawa nafsunya tetapi ia mengharapkan berbagai harapan pada Allah (HR Turmudzi)
  • Halaman yang ada

  • Hisab Bernilai BENAR jika telah jatuh Rukyah

  • Islam Rohmatan Lil’Alamin

    Jangan Membuat Sulit Pengamalan Islam Karena Islam Itu Mudah dan Memudahkan
  • Hikmah

    "Orang yang kaya beramal dengan hartanya, Orang miskin beramal dengan kesabarannya"
  • Istiqomah!!!

    Kadang apa yang kita lakukan tiada menghasilkan apapun kecuali kepenatan, tapi keistiqomahan akan berbuah dan buah istiqomah itu tidak lain adalah sebuah kebahagian
  • Tebarkan Kebaikan

    Silahkan ambil artikel atau apapun di situs ini tanpa harus meminta ijin namun menyertakan link balik ke situs ini sebagai wujud etika berjaringan. Terima kasih telah berbagi ilmu dengan saya
  • Total Pengunjung yang Pernah Singgah

  • Yang Sedang Online(s)

  • Jalin Silaturahim Lewat Jaringan Silahkan Klik

    Gak Bisa di Klik??? Langsung aja add radenmas_surya
  • Hati dan Cahaya Ke-Maha Agung-an Allah

    "tidak akan cukup untuk menampung Ku Langit Ku dan Bumi Ku itu, yang cukup menampung Ku adalah jiwa hamba Ku yang beriman" (hadist Qudsi)
  • Rumusan Tulisan

Ulfa Bahagia dengan Pujiono, Tidak Mau dicerai

Semakin canggih (pusing) saja cara berfikir orang Indonesia, semakin hebat saja mereka sampai-sampai anak kecil seperti Ulfa bisa mengerti arti kebahagian Hubungan Pernikahan, bisa jadi sich dan sangat mungkin terjadi biarpun itu anak sekecil Ulfa tapi kebahagian yang seperti apakah yang dirasa?

Saya akan mencoba menyusut menjadi anak usia antara 10-13 tahun (usia saya saat terakhir di SD), dan mencoba berfikir dengan dunia mereka.

Ini hanyalah murni pemikiran saya saja tanpa maksud menyamakan pemikiran saya dengan Ulfa.

Ketika saya usia antara 10-13 tahun saya sangat senang jika semua apa yang saya suka saya dapatkan, apa yang saya minta dikabulkan dan apa yang mau dituruti, pemikiran saya selalu benar dan semua orang harus menurut kepada saya, walau sebenarnya tidak seperti saya dulu…..tapi kalo bisa pasti saya lakukan, but sory itu tidak mungkin coy aku kan udah jadi Pemuda Ningrat (Pening dan Mlarat maksudnya, hehehe)

Nach masalah cinta, jangan salah usia segitu kita sudah mulai tertarik loh dengan lawan jenis walau sebenarnya lebih kepada main-main ketimbang cinta, mungkin ini juga disebabkan gara era informasi yang semakin maju sehingga pemikiran anak-anakpun semakin maju. Namun pada dasarnya perasaan itu tidak menorientasikan arti sebuah Cinta sebagaimana diartikan dan diaplikasikan dalam suatu Ikrar (Pernikahan) malah jauh sekali, itu yang saya rasa dulu (kayaknya sich)

Lalu kebahagian apa yang dirasakan saudari Ulfa dengan Menikah dengan seorang pengusaha yang bernama Pujiono ini? Sungguhkah ia menerima kebahagian sebagaimana kebahagian seorang yang telah berumah tangga? Allahu’alam saya tidak mau su’udhon lagi, kebanyakan Su’udhon gue

Pernikahan yang dibawah umur yang pernah di timur tengah (Arab kalo tidak salah), itu adalah antara anak setingkat SMP dengan teman sebayanya, bila saya boleh berfikir itu lebih kepada khitbah ketimbang ikrar karena keduanya masih sama-sama belajar di sekolah. Tapi bila menikahnya dengan orang yang lebih pantas dengan Ayahnya, saya belum pernah dengar kecuali Pernikahan Nabi SAW dengan Sayyidina Aisyah dengan alasan yang sudah saya jelaskan pada kolom komentar di pembahasan sebelumnya
jadi ini berbeda dengan kotroversi yang dibuat oleh si Pujiono yang dengan Angkuhnya berkata, saya masih menngincar dua lagi, kalo ingin mengikuti Nabi maka disebelah mana keikutannya/i’tiba’nya kepada Beliau SAW.

Masalah saudari Ulfa tidak mau dicerai, mungkin saja memang dia bahagia tapi seharusnya tidak menjadikan alasan bagi Si Pujiono untuk mencari tambahan dua istri lagi dibawah umur. Kalau memang saudari Ulfa bahagia dengan Pujiono ya sudah sepantasnya ia mendapatkan yang demikian, tapi jika ternyata kebahagiannya hanya sebuah cuci otak semata maka tidak sepantasnya ia tetap dipertahankan dan bertahan dalam pernikahan itu.

Dan saya minta tolong untuk nanti para pengikut Pujiono yang hendak mengikuti jejak pendahulunya, tolong jangan jadikan Islam sebagai tameng apalagi menodainya dengan berkata Ini Sunnah Nabi SAW karena jika benar itu sunnah Beliau, maka anda akan melihat para Shohabat berebut menikah dengan anak-anak nyatanya tidak kan???

Semoga Bermanfaat, Allahu’alam

8 Tanggapan

  1. yang kayak gini nih, susah dibilangnya…
    Lihat aja di SIGI SCTV kemarin-tentang pendapat para psikolog-dalam wawancara mengenai Puji.

    Kalo susah mending kita gak usah ngikut ajalah, hehehehe :” cara termudah dan teraman kan. Islam itu memberi solusi bukan masalah, InsyaAllah-Allahu’alam

  2. kita sms si-ulfa aja yuk, tanya apakah dia bahagia ato nggak..
    *sibuk cari hape trus nge-sms dek ulfa..*

    Ono2 wae mbak denok iki…..hehehe emang tau ya mbak no HPne Ulfa??? Wach boleh tuch mbak barangkali ntar Ulfa mau ama aku, kelewatan gak laku banget dech gue, but good coz barang malah hanya untuk orang yang berduit (Narsisnya keluar bagai hujan deras)…..hiks hiks

  3. setuju mas..jgn dijadikan kebiasaan menggunakan tameng agama untuk membenarkan tindakan yang kita lakukan, padahal jelas jelas sadar klo semua dilakukan cuma untuk sekedar nafsu aja kan…nafsu menguasai,nafsu iri,nafsu angkuh dan semua sodara sodaranya nafsu tadi…

    dunianyawira

    terima kasih atas komentarnya

  4. oi..oi..kalo semuanya berbondong-bondong cari “daun muda” lha yang yang udah “mateng pohon” mau dikemanain???saya ni jadi heran banget sama pak puji itu…ittiba’ kok ga pake pemikiran yang matang (kok saya jadi emosi ya?), sudahlah..biarkanlah generasi muda kita berkembang dan bertumbuh sesuai dengan usia kronologisnya. dan mungkin… ulfa ga mau dicerai karena label janda akan lebih berat baginya dibanding label sebagai istri (yang) muda. karena bagi kita yang sudah “gede”pun perceraian rasanya juga sangat menyebalkan…begitu ga??

    may be, mungkin juga demikian saudaraku (Nurtika), Nach mungkin ini alasan yang menurut saya paling masuk akal, status “Janda” tapi juga mungkin tidak. Terima Kasih atas perhatiannya

  5. Setuju sm pak kuncen (ato pak surya)🙂

    semoga org gebleg kyk syekh puji ini beserta pengikutnya segera disadarkan. Amin.

    Semoga Allah menjernihkan Hati saya dan mereka yang belum jernih hatinya, amiin. Don’t call me Pak coz durung nikah

  6. kembalikan pada nurani
    resmi
    nikah
    bertanggung jawab
    bukannya
    selingkuh
    main perempuan
    mana yang lebih baik
    jangan menutup mata

    terima kasih banyak nasihatnya mbak yoe……semoga Allah menjernihkan hati kita semua

  7. wah setuju lagi tuh, sahabat ga ada tuh yang memperistri anak2. masih banyak sunnah nabi yang lain yang lebih penting yang belum di lakukan. weleh weleh puji puji….

    se7……semoga Allah menjernihkan hati kita semua

  8. Assalamualaikum mas…
    Untuk masalah ulfa ini saya sempat kewalahan mengahadapi gempuran kaum kristen dalam menghina islam dan ajarannya . Karena kawin muda ini mereka contohkan kayak nabi Muhammad yg juga pernah kawin dg Aisyah yg masih muda belia…

    terima kasih kunjungan anda ke blog saya.
    http://edyprayitno.wordpress.com

    eh mas …tolong kasih copy html ..untuk daftar pengunjung mas…
    soalnya di blog saya ….belum ada daftar jumlah pengunjungnya ..
    bagaimana cara buatnya mas…
    he he he sory…katrok ….

    wassalam
    edy prayitno

    Wa’alaikum salam warohmatullah Mas Edy, untuk itu kita harus lebih banyak belajar lagi, jangan sampai kita dipecundangi oleh mereka yang sesat. Untuk kode “html” pengunjung blog silahkan anda klik aja bannernya nanti otomatis ngelink, lalu anda tinggal registrasi dan ikuti aja ntar tinggal copas code aja.

    Wa’alaikum salam ya akhir

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: