• Arsip Posting Blog Ini

  • Assalamu’alaikum Saudaraku

    Selamat Datang Di Gubug Maya milikku, Sebagai tamu adalah suatu kehormatan bagi saya untuk menjamu anda dengan tulisan-tulisan saya yang kurang berilmu. Komentar Anda Adalah Bentuk Perhatian Anda Bagi Kami Terima kasih Kunjungannya
  • Makna Hidup !!!!!

    Katika kita lahir, kita menangis dan semua orang tertawa melihatnya maka ketika kita mati, seharusnya kita buat mereka menjadi menangis melihat kita dan kita tertawa karena melihat syurga sesaat sebelumnya
  • Kata Mutiara

    Orang Cerdik Adalah orang yang selalu menjaga dirinya dan beramal untuk bekal sesudah mati, Orang Kerdil adalah orang yang hanya menuruti hawa nafsunya tetapi ia mengharapkan berbagai harapan pada Allah (HR Turmudzi)
  • Halaman yang ada

  • Hisab Bernilai BENAR jika telah jatuh Rukyah

  • Islam Rohmatan Lil’Alamin

    Jangan Membuat Sulit Pengamalan Islam Karena Islam Itu Mudah dan Memudahkan
  • Hikmah

    "Orang yang kaya beramal dengan hartanya, Orang miskin beramal dengan kesabarannya"
  • Istiqomah!!!

    Kadang apa yang kita lakukan tiada menghasilkan apapun kecuali kepenatan, tapi keistiqomahan akan berbuah dan buah istiqomah itu tidak lain adalah sebuah kebahagian
  • Tebarkan Kebaikan

    Silahkan ambil artikel atau apapun di situs ini tanpa harus meminta ijin namun menyertakan link balik ke situs ini sebagai wujud etika berjaringan. Terima kasih telah berbagi ilmu dengan saya
  • Total Pengunjung yang Pernah Singgah

  • Yang Sedang Online(s)

  • Jalin Silaturahim Lewat Jaringan Silahkan Klik

    Gak Bisa di Klik??? Langsung aja add radenmas_surya
  • Hati dan Cahaya Ke-Maha Agung-an Allah

    "tidak akan cukup untuk menampung Ku Langit Ku dan Bumi Ku itu, yang cukup menampung Ku adalah jiwa hamba Ku yang beriman" (hadist Qudsi)
  • Rumusan Tulisan

Cerita Dibalik Hukuman Mati Amrozi CS (Menguak Arti Jihad)

Tanggal 9 November pukul 00.00 atau ada yang menyebut 00.15 Amrozi, Imam Samudra dan Ali Ghufroh telah dihukum mati dengan cara ditembak tanpa ditutup mata sesuai permintaan para terpidana. Mereka ditembak oleh tiga regu tembak dan oleh peluru yang tersendiri untuk masing-masing tersangka. Kemudian pagi dini harinya jenazah mereka dibawa dengan Helikopter menuju tempat atau rumah duka masing-masing tersangka.

Sambutan simpatisan yang mengeluh-eluhkan nama mereka sebagai mujahid yang telah gugur dalam perang. Bahkan dalam sebuah poster orasi yang saya baca beberapa hari sebelum eksekusi terdapat tulisan yang mencenangkan yaitu “3 Mujahid mati, akan tumbuh 3000 Mujahid baru”. Ini menunjukan bahwa orang Islam banyak yang mendukung dan mengidolakan mereka. Saya sempat berfikir “Bagaimana pandangan Dunia pada umumnya dan Masyarakat Indonesia yang berlainan agama tentang islam melihat kejadian ini?”

Terlepas dari benar atau tidak mereka sebagai pelaku pengeboman dan terlepas dari kesalahan aparat dalam menentukan pelaku, disini yang saya tahu adalah mereka pelaku pengeboman di Bali. Dan sesuai dengan apa yang saya tulis sebelumnya baik dalam “kenapa harus islam” ataupun “sejak kapan islam menjadi teroris” maka saya sangat tidak setuju atas semua simpati dan pengagungan nama mereka sebagai Mujahid tanpa maksud menyakiti hati keluarga yang bersangkutan. Sebab bila tindakan mereka dibenarkan dan ajaran mereka telah banyak yang menganutnya maka akan jadi apa islam dimasa depan? lalu dimanakah semboyan tertinggi untuk islam yang Allah sendiri yang menyematkan semboyan itu yaitu “Rohmatan Lil ‘Alamin” jika kita mendukung tindakan mereka sebagai bentuk “Jihad fisabilillah” .

Yang saya selaku ummat islam yang awam dan mungkin juga para pemikir Islam lain takutkan adalah pandangan ummat lain secara umum dan ummat islam pada khususnya tentang islam itu sendiri akan menjadi berubah. Mereka akan menganggap Islam adalah agama kekerasan, agama teror dan agama yang menebarkan ketakutan. Bisa anda bayangkan paradigma itu akan menyandingi didepan atau dibelakang nama Al-Islam dimasa depan. Dimana semua orang akan takut dan gentar untuk mendekat dan bersosialisasi dengan para pemeluknya dikarenakan paradigma tersebut. Ini baru paradigma islam dilihat dari ummat lain (agama lain) lalu bagaimana pandangan ummat islam sendiri terhadap agamanya?

Mungkin tidak jauh beda dengan ummat lain, ummat islam sendiri akan merasa enggan dan takut terhadap islam dan mungkin akhirnya mereka akan ragu terhadap kebenaran islam dan malah beralih (murtad) kepada agama lain, Na’udhubillah Min Dzalik. kalo sudah begini siapakah yang harus disalahkan? Ajaran Islamkah ataukah Kesalahan Tafsir segelintir ummat islam yang salah menafsirkan ajarannya? Silahkan anda sendiri yang tentukan jawabannya.

Nach yang takkalah mengagetkan bagi saya adalah pernyataan mereka (Ali Ghufroh, Imam Samudra dan Amrozi) yang menyatakan mereka ummat islam yang mati dalam peristiwa Bom Bali atau pengeboman lainya secara umum, sama saja dengan mati Syahid. Ini mungkin terdengar bijak dan berwibawa sekali perkataan ini, tapi coba kita tafsirkan berdasarkan konteksnya.

Pelaku Bom Bali adalah ummat islam sementar korbannya yang mereka anggap syahid adalah ummat islam, jadi nantinya ada sebagian orang keblinger yang menggunakan perkataan mereka ini sebagai hujjah atau aturan bahwa membunuh sesama muslim maka yang terbunuh akan mati syahid dan yang membunuh akan syahid pula, makin rancau saya hukum islam ini? Belum lagi kalo kita menengok Bom JW Marriot, yang ternyata korban terbesar adalah justru dari ummat islam, lalu bagaimana tatanan hukum agama kita nantinya jika seperti ini?

Yang jelas sebagai ummat islam, kita harus merubah dan memperbaiki tatanan hukum islam dan paradigma buruk yang muncul akibat tatanan hukum yang diselewengkan tersebut. Jihad bukanlah suatu cara untuk menciptakan ketakutan (baca tarikh perang Rasulullah, mana yang diperangi orangkafir yang diam dirumah ataukah orang kafir yang ikut berperang) tapi suatu cara untuk menegakkan dan mengembalikan kedaulatan islam. Sehingga tidak dibenarkan jika jihad ini menjadi sebab terjadinya ketakutan dan keresahan masyarakat, namun jihad adalah justru cara untuk mengakhiri ketakutan dan keresahan tersebut.

Bagi saudaraku yang ingin berjihad, mari kita berjihad melawan kebodohan, kemiskinan dan keterpurukan yang lebih baik dan haq daripada jihad yang salah dan justru dicaci dan dimaki oleh masyarakat.

Semoga dapat bermanfaat, Allahu Subhanahu Wata’ala ‘Alam.

Afwan atas segala kesalahan.

21 Tanggapan

  1. Saya milih jihad jadi ibu dan istri… saya berikrar untuk dengan segenap daya yang saya punya mendidik anak-anakku dan mendampingi suamiku.. agar dapat terus tegak dijalan Allah… (Dengan segala kerendahan hati aku mohon Engkau Kabulkan Ya Allah Amin ya Rabbal Alamin)

    Sungguh mulia sekali niat anda Ibu Yanti, ane kagum dengan pemikiran ente, semoga Allah mengabulkan do’a ente dan semoga Anak2 ente menjadi penenang jiwa dan pemberi ketentraman bagi ente dan suami ente, terima kasih telah berkunjung, afwan

  2. analisa ini memang agak sensitif, kemajemukannya pun masih kontroversial, saya sendiri belum berani kasih komen apa2, cukup banyak hal di seputar mereka yg masih berupa misteri.. ^_^

    tapi saya membaca disebuah situs surat wasiat mereka yang menyeru kepada terorisme dan pemberontakan Akhlak Islam, Saya masih ragu kalo Simpatisan mereka aja sebanyak itu maka akan menjadi apa islam dimasa depan?

  3. kalo saya melihatnya bukan prespektif apakah Amrozi cs berjihad secar asyari atau tidak… ada permasalahan lain – penegakan hukum dan keadilan yang terabaikan dari kasus Amrozi cs.. dan itu bagi saya yang jadi masalah utama… mungkin mas bisa lihat komentar dari Pak Husnun (Pimred Malang Pos) di Blog saya dan juga komentar Pak Heru (Dosen Komunikasi di beberapa Universitas di Malang)..

    yang sering saya heran.. banyak orang melihat kasus amrozi dari tindakanan mereka dan mengutukinya.. oke mereka salah.

    Tapi apakah mereka yang mengutuki amrozi cs yang telah menyebabkan nyawa orang melayang juga melakukan hal yang sama terhadap pelaku kasus tanjung priok? Tragedi Lampung? NIpah? KEdung Ombo? Lumpur Lapindo?

    Manaa? kok nggak pernah sampai seheboh mereka mengutuki amrozi cs?

    ah.. kepanjangan ya:mrgreen:

    keep cool calm and confidence😀

    salam

    Kalo saya boleh menanggapi, disini saya tidak melihat kasus Amrozi CS dalam rangkaian Penegakan Hukum dan Ketidakadilan sebagaimana yang tercantum dalam postingan diatas, coba Bapak HMCahyo baca dengan teliti, disitu jelas sekali saya tidak menilai dari segi hukum dan lebih kepada Pandangan Islam dalam menyikapi Jihad. Jadi saya memang tidak memasukkan unsur penegakan hukum disini dan itu sudah terdapat dalam postingan ini dan jelas.

    Salam hangat dari saya, terima kasih telah berkunjung

  4. Yg dibunuh harusnya keluarga amrozi cs, biar mereka merasakan kehilangan orang tersayang….

    Salam kenal dari – s L i K e R s –

    Wach kok anda berfikir demikian??? kalo kita membunuh keluarga mereka sama saja donk kita dengan Amrozi CS, Jangan begitu ach saudara “Slikers” gak bagus didibaca, sepertinya kita terkesan mendukung (walau jelas komentar anda menolak) tindakan mereka

  5. saya lebih suka berjihad dengan mencari istri…… lebih afdhal kaya’nya

    kayaknya ada yang sudah ngebet nich…….Semoga cepet dapat jodoh mas geng cobra

  6. kalo gengcobra berjihad dengan mencari istri, saya lebih memilih berjihat untuk menambah istri…

  7. he.he… keep cool ya Mas😀 itu tanggapan saya untuk kementar sampean di blog saya😀

    he..he… tetap semangat dab terus nulis… bukankah perbedaan tidak harus memisahkan jalinan ukhuwah?

    salam hangat dari malang yang suka hujan :mgreen:

  8. @Bajirut: Saya mau tanya, Sebenarnya anda dan Geng Cobra itu satu orang kan? Sebab saya lihat ID anda itu saya

    @HMCahyo:Maaf nich saya salah sangka, sebab panjenangan ngasih komentar balasan buat saya diblog saya sendiri, jadi salah tanggap kan. Afwan ^:)^

    Seep Pak HMCahyo, Benar sekali “Perbedaan adalah Rohmat” Salam hangat dari Gubug mayaku

  9. Usai ketiganya di eksekusi, Perdana Menteri Australia berkata: “sekarang saatnya memikirkan keluarga korban.” (Running text di televisi). Itu menunjukkan Australia menuntut ganti rugi. Australia tampaknya hendak meniru pemerintah Amerika dalam kasus peledakan pesawat Amerika di Lockerbie yang di duga dilakukan warga Libya. Ganti rugi pun dilakukan pemerintah Libya, meski dicicil. Lalu siapkah pemerintah kita menyediakan dana ganti rugi, andaikan Australia benar-benar jadi menuntutnya?

    wach kalo minta ganti rugi bakalan kaya apa Indonesia ya?????

  10. bismillahirrahmanirrahim..
    kl saya bleh komentar mengenai hal lain…. saya malah greget dengan penayangan kasus amrozi cs yg terlalu dibesar2kan terutama dlm publikasinya…selain membuka luka koban klrga pengeboman malah terkesan semakin memojokkan islam karena yg saya takutkan nama ISLAM akan semakin di cap jelek di mata dunia jika pengikutnya seperti amrozi cs (nauzubillah). keranda kematiannya terlalu mewah tw knp ga pake bambu biasa aja, sok2an pake helikopter knp ga pake angkot aja, seolah2 kematiannya kyk pahlawan di siang bolong aja!!! semga ga ada lg teroris spt amrozi cs yg salah kaprah dalam mengartikan JIHAT!! AMIN.

    *silent mode on* gak koment dech kalo udah mbak ika yang ngasih koment, hehehehehe

  11. amrozi cs wkt di eksekusi gayax ntu couuoooll banget men!! kaya’ kulkas coz g’ pake tutup mata….

    saya ntu punya ayam dua dirmh minta di hukum mati juga tapi sama tim eksekusi amrozi cs gt iar kerenan dikit….

    😀 No comment

  12. pelacurpun juga berjihad memuaskan pelanggannya. ngomong jihad kok semaunya

    kok gak ada link backnya???

  13. Menyebarkan Kebaikan Untuk Bekal Perjalanan Akbar, Semoga Allah Menjernihkan Hati Kita Semua.

    Semoga Allah memberi petunjuk kepada kita semua agar jernih hati dan pikiran kita dalam menyikapi permasalahan ini. Siapa dalang dibalik amrozi dkk, yang sesungguhnya. Siapa yang lebih jahat, siapa yang lebih banyak tega membunuh. Siapa yang lebih hebat ledakan bomnya, teroris amrozi atau teroris yahudi.
    Anak kecil aja tahu kalau ledakan bom amrozi sekelas bom karbit alias mercon, mana mungkin bisa membunuh sebanyak itu 202 nyawa. Jika pemerintah arif dan bijaksana, mestinya tidak menutup kasus ini sampai di sini. Lanjutkan penyelidikan serius pada pemilik bom yang ledakannya hebat yang sudah kita saksikan bersama ? Jelaskan ? siapa teroris yang lebih jahat dan lebih berbahaya ?

  14. Apapun alasannya, membunuh adalah tindakan yang bertentangan dengan kemanusiaan dan hukum, baik hukum buatan manusia dan hukum Tuhan.
    Dan Setan dan Iblislah yang mengajarkan dan melakukan semua ini!

  15. Mereka membunuh orang kafir yang hukum asalnya adalah haram untuk dibunuh,,
    Bukankah para ulama menggolongkan kafir menjadi tiga bagian (kalo gak salah sih)
    1. Kafir yang berada di sekitar kita, dan ini hukumnya haram untuk dibunuh
    2. kafir yang berada dalam negara islam, ini juga hukumnya haram untuk dibunuh
    3. kafir yang memerangi umat islam, nah yang ini wajib hukumnya untuk dibunuh…
    sekarang kita lihat ‘jihad’ yang mereka lakukan,, mereka membunuh kaum kafir yang haram untuk dibunuh, terlebih lagi kaum muslimin juga ikut menjadi korban, padahal darah kaum mulimin sangatlah mulia… lebih mulia dari masjidil haram…..

  16. Dalam menjajakan pemikirannya amrozi cs telah mengupayakan beragam cara, oleh karena itu kita harus hati-hati terhadap pemikiran yang dibawa mereka, diantaranya:

    [1]. Menggampangkan urusan dakwah kepada tauhid dengan dakwaan bahwasanya masalah Aqidah adalah masalah yang telah dimaklumi oleh semua orang dan dapat dipahami dalam waktu sepuluh menit sebagaimana yang diucapkan oleh sebagian orang di antara mereka, bahkan mereka mundur dari menjadikan aqidah yang benar sebagai asas dengan alasan bahwa hal itu akan memecah belah umat.

    [2]. Mengumpat para ulama umat dan menggalakkan agar tidak banyak mengambil ilmu mereka serta mencemarkan nama baik mereka dengan dakwaan bahwa mereka tidak memahami realita umat dan mereka bukanlah orang-orang yang ahli dalam menyelesaikan problematika umat serta kebangkitannya.

    [3]. Upaya menjauhkan mayoritas generasi muda dari ilmu-ilmu agama yang bersumber dari al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan menyibukkan mereka dengan nasyid-nasyid yang menimbulkan semangat dan disebarkan dimana-mana melalui media informasi yang bisa dibaca,dilihat dan didengar.

    [4]. Mengurangi kredibilitas para penguasa dan menampakkan berbagai cacat mereka atau hal-hal yang dianggap cacat oleh mereka dari mimbar-mimbar atau melalui satelit serta menta’wilkan ayat-ayat Al Qur’an dan hadits-hadits Rasulullah yang memerintahkan untuk taat kepada penguasa bahwa yang dimaksud oleh nash-nash itu adalah imam agung/khalifah kaum muslimin. Mereka lupa atau pura-pura lupa apa yang telah disepakati/ijma’ ulama muslimin bahwasanya dalam kondisi negeri muslim terpisah-pisah menjadi beberapa bagian maka setiap negeri melaksanakan hak dan kewajibannya masing-masing terhadap pemimpinnya. Dengan demikian diwajibkan untuk taat kepadanya dalam hal yang ma’ruf dan diharamkan memberontak kepadanya selama dia menjalankan hukum Allah terhadap rakyatnya, ini merupakan masalah yang telah disepakati oleh seluruh ulama muslimin.

    [5]. Menarik/mendatangkan para analisis yang mengajak manusia kepada pemikiran khawarij dengan mengumpulkan para kawula muda untuk dicuci otak-otak mereka pada pertemuan-pertemuan tertutup yang diadakan pada acara-acara kemping atau rekreasi. Mereka fokuskan pembicaraan mereka pada upaya memisahkan generasi muda dari ulama dan penguasa mereka dan mengikat mereka dengan orang-orang tertentu yang menjadikan gerakan melawan penguasa dan pentakfiran sebagai manhaj/jalan hidup mereka.

    [6]. Mengajak kepada jihad yang mereka artikan dengan pemahaman mereka sendiri yaitu menghalalkan darah-darah dan harta benda kaum muslimin serta menganjurkan untuk melakukan tindakan-tindakan anarkis, pemboman, penghancuran jembatan-jembatan dan pengrusakan harta benda dengan dakwaan bahwasanya negeri-negeri muslimin sebagai negeri yang boleh diperangi sehingga wajib berperang padanya. Mereka menyebarkan pemikiran ini melalui nasyid-nasyid, bahkan sampai pada pengadaan berbagai latihan terhadap anak-anak muda dalam penggunaan beragam persenjataan di tempat-tempat yang jauh dari pandangan/pantauan orang banyak, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

  17. Amrozi cs ibarat ketika mereka berdiri di pantai Ancol MERASA TELAH MENGETAHUI/FAHAM apa lautan yang luas itu dengan isi, dan manfaatnya buat manusia, . Mereka lupa dengan hadis yang berbunyi: “TUNTUTLAH ILMU DARI BUAIAN SAMPAI LIANGLAHAT”. Kalau hanya baru jebolan dari pesantren di Serang dan atau Lamongan ditambah dengan ajaran/pengalaman di Afganistan itu saja sudah mau menghakimi dan sekalius jadi algojo dunia mengatas namakan Tuhan, saya kira itu sangat sangat KELIRU. Islam tidak hanya berurusan dengan ketidak adilan negara-negara Barat, dsb. saja tetapi lebih penting dari itu ialah MEMAHAMI segala sesuatu yang lebih luas dan dalam dengan sungguh-sungguh dan TIDAK TAKLID BUTA.

  18. Saya setuju sekali dengan kalimat terakhirnya … jauh lebih mulai jika berjihad melawan kebodohan dan kemiskinan …

    untuk #comment-287, itu karena hal yang diperbuat amrozi bukan saja makin merusak nama islam, tapi juga merusak indonesia …

  19. yang tidak mengkafirkan pemerintahan indonesia dia kafir

  20. Tidak semua orang yang berilmu diberi hidayah. Untuk anda-anda yang sudah banyak ilmu (ilmu dunia atau akhirat) mintalah petunjuk pada Allah agar diberi hidayah sehingga menjadi ilmu yg bermanfaat. Jangan pernah mengkafirkan sesama muslim. Dalam islam, banyak hal yg tidak dapat dianalisa menggunakan logika, Allah yg lebih tahu atas hal yg ghaib. Dan yang lebih penting, hanya Allah yg lebih tahu apa yg ada dalam hati Amrozi, cs dan rahmat/hukuman apa yg akan Allah berikan kepada mereka. wallahu’a’alam bisshawwab

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: