• Arsip Posting Blog Ini

  • Assalamu’alaikum Saudaraku

    Selamat Datang Di Gubug Maya milikku, Sebagai tamu adalah suatu kehormatan bagi saya untuk menjamu anda dengan tulisan-tulisan saya yang kurang berilmu. Komentar Anda Adalah Bentuk Perhatian Anda Bagi Kami Terima kasih Kunjungannya
  • Makna Hidup !!!!!

    Katika kita lahir, kita menangis dan semua orang tertawa melihatnya maka ketika kita mati, seharusnya kita buat mereka menjadi menangis melihat kita dan kita tertawa karena melihat syurga sesaat sebelumnya
  • Kata Mutiara

    Orang Cerdik Adalah orang yang selalu menjaga dirinya dan beramal untuk bekal sesudah mati, Orang Kerdil adalah orang yang hanya menuruti hawa nafsunya tetapi ia mengharapkan berbagai harapan pada Allah (HR Turmudzi)
  • Halaman yang ada

  • Hisab Bernilai BENAR jika telah jatuh Rukyah

  • Islam Rohmatan Lil’Alamin

    Jangan Membuat Sulit Pengamalan Islam Karena Islam Itu Mudah dan Memudahkan
  • Hikmah

    "Orang yang kaya beramal dengan hartanya, Orang miskin beramal dengan kesabarannya"
  • Istiqomah!!!

    Kadang apa yang kita lakukan tiada menghasilkan apapun kecuali kepenatan, tapi keistiqomahan akan berbuah dan buah istiqomah itu tidak lain adalah sebuah kebahagian
  • Tebarkan Kebaikan

    Silahkan ambil artikel atau apapun di situs ini tanpa harus meminta ijin namun menyertakan link balik ke situs ini sebagai wujud etika berjaringan. Terima kasih telah berbagi ilmu dengan saya
  • Total Pengunjung yang Pernah Singgah

  • Yang Sedang Online(s)

  • Jalin Silaturahim Lewat Jaringan Silahkan Klik

    Gak Bisa di Klik??? Langsung aja add radenmas_surya
  • Hati dan Cahaya Ke-Maha Agung-an Allah

    "tidak akan cukup untuk menampung Ku Langit Ku dan Bumi Ku itu, yang cukup menampung Ku adalah jiwa hamba Ku yang beriman" (hadist Qudsi)
  • Rumusan Tulisan

Sholawat Vs Nasyid

Masih muter-muter disekitar Masjid nich…………

Dulu saat SMA, dimasjid SMA-ku kalo ada acara Muhasabah, atau Malam Bimbingan Iman dan Taqwa atau juga sejenisnya, pasti yang diputer Nasyid-Nasyid yang memang Syairnya Menyentuh Hati dan Indah tapi tetap saja seindah apapun Nasyid seharusnya dan semestinya gak bisa mengalahkan Sholawat baik dilihat dari segimanapun menurut Akidah. Tapi sekarang justru muncul aliran-aliran yang saya anggap “aneh” yang justru menghalalkan Nasyid diperdengarkan dimasjid sementara bila Sholawat yang berkumandang serta merta mengatakan BID’AH. Entah ini hanya kebodohan saya atau kebingunan yang tidak tersalurkan sehingga setelah hampir 1 tahun menggeluti yang demikian saya tidak pernah menemukan jawaban yang memuaskan baik dari pihak yang pro maupun yang kontra.

Pernah saya bertanya dengan teman saya,
“Eh…..kenapa sich kok nyetelnya lagu padahal kan dimasjid, kan gak boleh?” temanku menjawab dengan ringan “Lho ini bukan lagu, ini Nasyid beda dengan lagu.” Setelah lulus hampir tiga tahun aku tidak lagi mendengar kabar Rohis tercintaku yang suka mengumandangkan Nasyid kala ada event itu. Jujur aku sendiri suka dengan Nasyid karena memang seperti yang aku bilang diatas, syairnya dalam dan indah. Terutama Nasyid dari Raihan, Debu yang memang dalam syairnya.

Tapi tetap saya, seharusnya tidak bisa begitu saja kita melupakan dan meninggalkan “sholawatan” karena sholawat adalah perintah Allah yang Allah juga melakukannya. Allah memerintahkan kita sholat, apakah Allah sholat? lalu Allah memerintahkan puasa, apakah Allah puasa? terus Allah juga memerintahkan kita zakat dan haji, apakah Allah melakukannya?. Jawabannya “tidak” tapi coba anda berfikir sedikit, Allah menyuruh kita ber-Sholawat, apakah Allah bersholawat? jawabanya sangat falid “Ya”, gak perlu dalil kan untuk hal ini, lha wonk sampean sekalian dah paham dan biasa dengar kok, apalagi kalau jum’atan dalilnya selalu dan dikumandangkan.

Maka jelaslah bahwa meninggalkan sholawat berarti sama saja sombong, munafik, dan lebih dari itu semua Takabur karena Allah yang Maha Sombong lagi Maha Agung saja bersholawat kepada Nabi Sholallahu ‘alaihi wassalam, lha kok kita yang cuma makhluk yang lemah berani bener bilang bersholawat itu Bid’ah dan sesat. Malah diganti dengan syair Nasyid yang tiada mendatangkan syafaat, mungkin tidak menjadi masalah jika Nasyid itu didendangkan dirumah atau ditempat lain tapi kalau dimasjid dan porsinya menggantikan Sholawat maka hasilnya adalah Ironis dan Miris.

Mungkin memang penduduk indonesia itu suka keanehan dan senang dengan yang aneh-aneh. Tapi sudahlah, pemikiran orang tidak selalu sejalan, kalo ditentang malah berakhir putusnya ukhuwah, biarkan saja mereka beribadah sesuai dengan keyakinan mereka dan insyAllah, dengan bertambahnya ilmu, mereka akan sadar sendiri nantinya, tapi gak berarti aku orang pinter lho ya…….gak tau aja sich siapa aku.

Sebenarnya masih rada pusing habis analisis data Pilkada Jatim, tapi karena dach lama gak posting dan kebetulan terinspirasi untuk posting ini ya….nulis ngalir ajalah.

Semoga bermanfaat, Allahumma Sholli ‘ala sayyidina wahabibina wanabiyyuna wamaulana Muhammad wa’ala alii washohbihi wassalam.

Semoga Allah Menjernihkan Hati Kita Semua

16 Tanggapan

  1. saya suka keduanya, tapi bergantung juga pada iramanya ding.. kalo enak didengar yo dirungokno

    tapi kalo solawat, gak kathik lagu yo enak kok..

  2. marilah perbanyak shalawat..
    harusnya memperdengarkan murotal atau shalawat aja itu masjid😦

  3. semoga semua orang tambah pinter…

    tapi, apa itu pinter?
    ah, sudahlah
    pokoke paseduluran jalan terus..

  4. Betul saudaraku. Sholawat itu memang luar biasa tinggi nilainya. Di masjidpun, kalau tidak ngganggu orang sholat, sholawat lebih baik daripada bercanda2 ga jelas😀 .

  5. Bener itu Mas…

    Wong dalam sholat aja kita mengucapkan salam pada Rasulullah SAW koq..,dan jelas bukan nasyid.Ajaran darimana itu..?!!.Bikin kiamat tambah cepet aja:@

  6. @ Semua : Terima kasih atas responya yang baik

    @ Grubik : maksudnya itu apa sich….aku kok gak mudeng????

    ROM low

  7. Sholawat lebih UTAMA DONG…??
    ada2 aja nich org2…kl mw buat yg aneh2 mikir dulu dong,! jng buat org jadi bingung!!

    Yuuu… mari qt bersholawat…
    ALLAHUMMASALLI ‘ALA MUHAMMAD WA’ALA ALI SAIDINA MUHAMMAD.

    Ups aq juga ga mudeng nie ma apa yg disampe’in sodara grubik??

    nuwonsewu……

  8. Shalawat itu kan sunah ya mas, dan nasyid itu kan mubah …. saya milih shilawat aja deh ….

  9. Bersholawat aaah……(*uhm…membiasakan diri…heheheh)

  10. Kalo ana pribadi lebih seneng muratal apa lagi yang disertai terjemahnya….
    Jika didengarkan lebih menyentuh dan lebih bermakna sebagai ajang muhasabah. Nambah hafalan pula…Pokoknya sueneeeeeeeeng pisan. Lagian cari aman akh (belajar waro’)

  11. Saya juga suka dua-2nya. Mungkin yang mengatakan sholawat bid’ah itu mungkin sholawat yang diada-adakan alias ditambah-tambahi yang didalam lafdznya ada hal yg g betul. Wallahu a’lam

  12. mungkin maksud penulis yang dimaksud sholawat dianggap “BID’AH” oleh sebagian saudara kita adalah sholawat NARIYAH.
    Karena disitu kita berwashilah kepada diri rosulullah yang telah meninggal dunia. (dan ini adalah perkara khilaf di kalangan ulama).
    Kalau sholawat yang diajarkan oleh rosulullah seperti sholawat IBRAHIMIAH (Seperti yang kita baca dlm sholat) insya Allah tidak ada yang mem”BID’AH”kan bahkan semua Ulama sepakat menganjurkan kita selalu membacanya.

  13. Smoga blog ini menjadi berkah karena ada sholawat Nabi SAW di dlmnya.
    Amin.

  14. Nasyid pada dasarnya mubah… ya boleh-boleh aja mendengarkannya. Asal jangan berlebihan sampai melenakan kita…
    Yach, memang lebih baik dengar murottal aja, berpahala. Shalawatan juga oke, asal yang ada tuntunannya…🙂

  15. Nasyid pada dasarnya mubah… ya boleh-boleh aja mendengarkannya. Asal jangan berlebihan sampai melenakan kita…
    Yach, memang lebih baik dengar murottal aja, berpahala. Shalawatan juga oke, asal yang ada tuntunannya…🙂
    Kepp istiqomah, Bro!🙂

  16. Shalawat itu hukumnya wajib ketika shalat, shalawat hukumnya sunnah ketika diluar shalat, nasyid atau menyenandungkan syair itu hukumnya bisa sunnah bisa mubah dan bisa haram hal ini sama seperti shalawat.

    Semua harus ada tempatnya masing-masing. Shalawat dimasjid lebih baik, tetapi tidak usah sampai keras-keras hingga pake speaker masjid yang sampai meliuk-liuk nada shalawatnya bagaikan khusyu’ dalam shalat. Padahal didalam masjid banyak orang yang sedang shalat sunnah, ada yang membaca Al Quran dan diluar masjid ada orang yang sakit, dll. Hukum shalawat seperti ini bisa menjadi haram.

    Apalagi nasyid yang dikumandangkan di masjid pake speaker segala, hukumnya haram! Bahkan tasyabuh (menyerupai) orang kafir nasrani yang senang dengan lagu puji-pujiannya untuk Yesus yang diperdengarkan ditempat ibadah mereka (Gereja).

    Memandang sesuatu harus kompatible, jangan sampai kita memaksakan sesuatu yang pada dasarnya “memang diperbolehkan”

    Yah seperti halnya, “apakah boleh shalat pakai sepatu?” Walaupun ada dalil sahihnya, dan di Arab sering orang-orang melakukannya. Tetapi di masjid orang Indonesia yah tetap tidak diperkenankan, bisa-bisa digebukin rame-rame karena menghina masjid.

    Sepanjang shalawat itu tidak ditambah-tambahi dan sesuai Sunnah, maka shalawat itu tidak bid’ah dan sesat.

    Seperti halnya pake sayyidina apa tidak kalau shalawat? Nah sudah sangat jelas, pake atau tidak itu tidak dosa dan masih tetap shalawat. Dalilnya sangat jelas, karena Rasulullah “diam” tidak menjawab pertanyaan tersebut. Diamnya Rasulullam itu bisa diartikan “iya” tetapi Rasulullah juga bilang kalau masalah ibadah shalat tidak perlu ditambah-tambahi.

    Yah seperti halnya membaca Al Quran, tidak perlu sampai pakai pengeras suara segala, hingga orang disekitarnya merasa terganggu. Yah jangan sampai niat ibadah kita baik, tetapi tercemari dengan perilaku kita yang tidak sesuai, malah bisa mendatangkan musibah bagi diri kita sendiri.

    Yah, semoga bisa menjadi hikmah dan menjawab sebuah pertanyaan yang belum terjawab oleh saudara admin di blog ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: