• Arsip Posting Blog Ini

  • Assalamu’alaikum Saudaraku

    Selamat Datang Di Gubug Maya milikku, Sebagai tamu adalah suatu kehormatan bagi saya untuk menjamu anda dengan tulisan-tulisan saya yang kurang berilmu. Komentar Anda Adalah Bentuk Perhatian Anda Bagi Kami Terima kasih Kunjungannya
  • Makna Hidup !!!!!

    Katika kita lahir, kita menangis dan semua orang tertawa melihatnya maka ketika kita mati, seharusnya kita buat mereka menjadi menangis melihat kita dan kita tertawa karena melihat syurga sesaat sebelumnya
  • Kata Mutiara

    Orang Cerdik Adalah orang yang selalu menjaga dirinya dan beramal untuk bekal sesudah mati, Orang Kerdil adalah orang yang hanya menuruti hawa nafsunya tetapi ia mengharapkan berbagai harapan pada Allah (HR Turmudzi)
  • Halaman yang ada

  • Hisab Bernilai BENAR jika telah jatuh Rukyah

  • Islam Rohmatan Lil’Alamin

    Jangan Membuat Sulit Pengamalan Islam Karena Islam Itu Mudah dan Memudahkan
  • Hikmah

    "Orang yang kaya beramal dengan hartanya, Orang miskin beramal dengan kesabarannya"
  • Istiqomah!!!

    Kadang apa yang kita lakukan tiada menghasilkan apapun kecuali kepenatan, tapi keistiqomahan akan berbuah dan buah istiqomah itu tidak lain adalah sebuah kebahagian
  • Tebarkan Kebaikan

    Silahkan ambil artikel atau apapun di situs ini tanpa harus meminta ijin namun menyertakan link balik ke situs ini sebagai wujud etika berjaringan. Terima kasih telah berbagi ilmu dengan saya
  • Total Pengunjung yang Pernah Singgah

  • Yang Sedang Online(s)

  • Jalin Silaturahim Lewat Jaringan Silahkan Klik

    Gak Bisa di Klik??? Langsung aja add radenmas_surya
  • Hati dan Cahaya Ke-Maha Agung-an Allah

    "tidak akan cukup untuk menampung Ku Langit Ku dan Bumi Ku itu, yang cukup menampung Ku adalah jiwa hamba Ku yang beriman" (hadist Qudsi)
  • Rumusan Tulisan

Umat yang Kebingungan

Disebuah padang yang lapang yang membentang dari barat hingga timur, berbarislah seluruh umat Nabiyullah Muhammad Sholallahu ‘Alaihi Wassalam dengan Beliau Sholallahu ‘Alaihi Wassalam berada dibarisan paling depan dengan diikuti para shohabat, tabi’in, tabi ittabi’in, dan seterusnya hingga umat akhir jaman berada dipaling ujung barisan.

Tak lama datanglah si Fulan berjalan kedepan mendekati Nabi Sholallahu ’Alaihi Wassalam dan memberi Salam.
Kemudian dia berkata, “Ya Rasulullah, Ya Nabiyallah, Saya Umatmu.”
Rasulullah bertanya, ”Dari golongan mana kau datang, ya Fulan?”
maka si Fulan menjawab, “Dari umat yang akhir Ya Rasul, aku mempelajari sunnah-Mu, mengerjakannya.”
Kemudian Rasulullah bertanya kembali, “Siapakah yang lebih mengerti sunnah-Ku daripada Shohabat yang hidup bersama-Ku?”
Si Fulan menjawab, ”Tidak ada Ya Rasulullah!”
lalu Rasulullah berkata,”Bertanyalah kepada Shohabat yang hidup bersama-Ku tentang sunnah-Ku!”
Maka si Fulan pun bertanya kepada Shohabat, kemudian Shohabat menjawab,”Semua yang ku tahu dari Rasulullah telah aku wariskan kepada para pengikutiku (tabi’in) maka bertanyalah engkau kepada mereka!”. Lalu si Fulan pun bertanya kepada Tabi’in dan Tabi’in pun menjawab,”Semua yang aku ketahui tentang Rasulullah yang aku peroleh dari Guruku (Shohabat) telah aku wariskan kepada para pengikutku (tabi ittabi’in) maka bertanyalah engkau kepada mereka!” Lalu si Fulan pun bertanya kepada Tabi ittabi’in dan kemudian Tabi ittabi’in menjawab,”Semua yang aku ketahui tentang Rasulullah yang aku peroleh dari Guruku (Tabi’in) telah aku wariskan kepada para pengikutku maka bertanyalah engkau kepada mereka!” Lalu si Fulan bertanya kepada Ulama Generasi Awal dan merekapun menjawab yang sama seperti yang disampaikan oleh Tabi ittabi’in dan begitu seterusnya.
Kemudian si Fulan bertanya kepada umat yang akhir dan kemudian ia menjawab,”Semua yang aku ketahui tentang Rasulullah, aku peroleh dari Guruku, mereka yang mengajariku sunnah Beliau Sholallahu ‘Alaihi Wassalam. Aku berimam kepada mereka dan mereka berimam kepada Guru mereka dan begitu seterusnya hingga para Shohabat berimam kepada Rasulullah Sholallahu ‘Alaihi Wassalam. Maka tanyakanlah kepada Gurumu tentang sunnah itu karena dia adalah imam bagimu.” Kemudian si Fulan mencari Gurunya, di susurinya padang itu dari utara hingga selatan hingga si Fulan putus asa. Mukanya membiru, ketakutan dan gelisah hingga akhirnya terdengar “Assholatu khoirumminannauuuum 2 X”
Maka bangunlah si Fulan dengan bacaan Istighfar dan bergegas ia mencuci tangan dan mengambil wudhu lalu berjalan ke masjid untuk sholat jamaah. Ba’da Sholat ia bertanya kepada imam masjid perihal mimpinya itu kemudian sang imam berkata, “Gurumu bukanlah bagian dari pengikut Rasulullah Sholallahu ‘Alaihi Wassalam, walau ia terlihat berittiba’ kepada Rasulullah Sholallahu ‘Alaihi Wassalam tapi sebenarnya ia tidak. Dia sama jahilnya dengan engkau walaupun ia terlihat sangat ‘alim dan sunnah yang ia sampaikan kepadamu adalah sangkaan dia semata bukan tafsir yang nyata. Maka bergurulah kepada mereka pengikut Rasulullah yang kau temui dimimpimu, karena itulah jalan yang selamat.”

Semoga Allah Menjernihkan Hati Kita, Amiin. Semoga bermanfaat, afwan

Allahu Subhanahu Wata’ala ‘Alam.

4 Tanggapan

  1. Ass.Wr.Wb..

    Satu lagi tulisan dari mas Ikhsan yang menambah wawasan saya didalam Islam.Semoga “setitik pengetahuan” ini membawa manfaat bagi kita semua,Amin!:-)

  2. yuu.. ikutan IBSN Blog Award di cantigi.. ^_^

  3. Hati-Hati Saudaraku, Makin Banyak Saja Ustadz2 Karbitan yang melalang buana didunia maya, radio maupun dilingkungan kita. Apa yang saya sajikan disini bukanlah untuk mengajari tapi lebih kepada pembanding, saling mengingatkan dan saya tidak ingin menggurui. Semua tergantung kepada anda, dan terserah anda. Saya hanya menulis untuk diri saya sendiri dan yang kebetulan membacanya.

    Saya pernah mendengar seorang ustadz di Radio Islam Basisi Bekasi (Radio Islam yang katanya pendengarnya sudah 1.5 juta) yang menyalahkan atau tepatnya tidak setuju dengan pembacaan Syahadat sebelum pernikahan, Dalih sang ustadz adalah katanya “Tak Usahlah Kita Su’udhon kepada mempelai, karena mereka sudah islam tidak usah baca Syahadat lagi” Hebat sekali kan Ustadz ini, dengan berani tanpa tading aling2 berkata seperti itu. Padahal Rasulullah Sholallahu “Alaihi Wassalam Menyuruh kita untuk selalu meng-Update Iman kita.

    Inilah Ustadz2 karbitan yang biasanya terlihat sangat berittiba’ kepada Rasulullah Sholallahu ‘Alaihi Wassalam, bila kamu ikuti terus maka akan kelihatan bahwa Dia dan Kroni2nya cuma pengen telihat beda aja biar sesuai dengan Sabda Rasul “Islam Datang dengan Asing dan Akan Kembali Kepada Ke-Asing-annya”, yang kaya gini nich yang bikin ESMOSI, main tafsir hadist sesuka Udelnya aja…………..

  4. Mari buruan bergabung bersama kami gan
    Minimal deposit 50rb bonus 50rb berlaku kelipatan hingga 1juta
    Dan kunjungi web kami gan http://www.mentaripoker.com/mentaripk/index.php
    Dan dapatkan bonus2 menarik lainnya gan dan jangan lupa mengajak teman2 untuk bermian

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: